Baca Juga
LOMBOK TENGAH – Kujungan Dapil Hajjah Wartiah selaku Anggota DPR RI dampingi
Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Wimboh Santoso dalam rangka penandatanganan prasasti dan peresmian Bank Wakaf
Mikro Ahmad Taqiuddin Mansur di Pondok Pesantren Nadhatul Ulama (NU)
Al-Manshuriyah Ta'limusshibyan Sangkong Bonder Kecamatan Praya Barat.
(20/2/2020)
Hadir juga
dalam kegaiatan ini Kepala OJK NTB, Gubernur NTB, Wakil Bupati Lombok Tengah,
seluruh jajaran SKPD se-Lombok Tengah,
banom-banom NU dan ribuan masyarakat Lombok Tengah menyaksikan memeriahkan
acara tersebut dengan tertib.
“Ini
adalah salah satu bentuk kerja sama kami selaku Komisi XI dengan OJK untuk
membangun ekomomi masyarakat kecil menengah. Tentu dengan program Bank Wakaf
Mikro ini akan sangat membantu masyarakat kita dalam perekonomian dan ini akan
tetap berlanjut pembinaannya,” ucap Wartiah saat di wawancarai baleaspirasi.com
Saya
sangat yakin dengan hadirnya Bank Wakaf Mikro di pondok-pondok pesantren ini
akan sangat membantu kemandirian ekonomi masyarakat kita di daerah.
![]() |
| Terlihat Hajjah Wartiah foto bersama dengan beberapa konstituen di lingkungan Pondok Pesantren Nadhatul Ulama (NU) Al-Manshuriyah Ta'limusshibyan Sangkong Bonder Kecamatan Praya Barat. |
“InsyaAllah dengan tekad saya sebagai DPR RI akan memperjuangakan penguatan pemberdayaan ekonomi UMKM ini di pusat demi kesejahteraan rakyat dan memang ini adalah tugas amanah yang harus di jalankan,”
Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso menyampaikan dalam sambutannya bahwa masyarakat
sangat membutuhkan OJK ini untuk pembangunan indonesia melalui daerah. Pembinaan ini bukan hanya sekedar kegiatan
ekonomi, namun diproduksi lebih besar dan menarik untuk menjual ke luar negeri juga
dan kita harus bersinergi.
Santoso
mengingatkan bahwa “saat ini OJK sedang bersih-bersih karena banyak permainan
didalam OJK sendiri. Nasabah BWM harus hati-hati jika ada penambahan modal dari
OJK, jangan sampai disalah gunakan kita akan tetap memgawasinya,”
Senada
dengan ucapan KH. Ma’ruf Amin bahwa pemerintah komitmen memperjuangkan hal-hal
mikro untuk Usaha Mikro Kecil Menengah yang berprinsip Syariah untuk
mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.
‘’Pondok
pesantren juga tidak hanya menyiapkan lulusan kiyai, akan tetapi juga untuk penguatan
permberdayaan umat terutama di bidang perekonomian dalam meminimalisir kemiskinan”
Wakil
Presiden ini berharap agar OJK tidak hanya menunggu donasi, akan tetapi kami
mendorong BUMN untuk membangun BWM ini, dan mudah-mudahan bukan hanya samapai 3
juta tetapi sampai 10 juta agar layak untuk peminjaman seperti Bank Komersial.
“Pesantren
harus belajar tentang fiqih ekonomi syariah agar tidak terjebak di dunia kerja
nantinya. Terus maju dengan pesat sehingga mampu meningkatkan ponpes dan
memberi keringanan keumatan serta bersinergi dengan pemerintah untuk Indonesia maju,”tutupnya
Dilanjutkan
dengan penandatanganan prasasti peresmian Bank Wakaf Mikro Ahmad Taqiuddin
Mansur oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin didampingi Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan Wimboh Santoso, Gubernur NTB Zulkiflimansyah dan Ketua Bank Wakaf
Mikro Ahmad Taqiuddin Mansur Baiq Muliyanah. Hadir juga anggota DPR RI Hajjah
Wartiah, Wakil Bupati Lombok Tengah L. Pathul Bahri, seluruh jajaran banom NU dan ribuan tamu undangan
ikut menyaksikan. (Oby Tastura)


Posting Komentar