Baca Juga

 


Mataram, Baleaspirasi.Net Anggota MPR /DPR RI Hajjah Wartiah gelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan  yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI di Hotel Arum Jaya, Selasa (16/3/21) 

 Indonesia sebagai bangsa yang mempunyai perbedaan  dan keberagaman luar biasa Untuk itu diperlukan  konsepsi untuk menopang kebesaran, keluasan dan kemajemukan ke Indonesiaan tersebut

Dalam sambutannya Hajjah Wartiah  mengajak para tokoh perempuan untuk saling membahu dalam menerapkannya sehingga tercapai hajat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"perempuan adalah tiang dalam keluarga dan keluarga adalah bagian terkecil dari Negara, sehingga bisa di artikan perempuan adalah tiang yang mampu menopang sebuah Negara " kata Hajjah Wartiah dalam sambutannya. 

Menurutnya , dimasa pandemic dan resesi ekonomi ini banyak sekali peempuan yang menghadapi tantangan sebagai dampak terjadinya perubahan di berbagai sector kehidupan.

pemateri pertama dalam sosialisasi tersebut yakni Ibu Dr. Atun Wardatun  menyampaikan materi tentang "implementasi 4 pilar dalam perspektif perempuan" Menegaskan dimana pola fikir perempuan di era 5.0 yang di harapkan mampu bersaing dan terus maju mengikuti perkembangan zaman



“perempuan masih saja berfikiran agraris sehingga mind set berfikir sedikit tersendak dan sulit untuk berkembang, akan tetapi melalui forum ini di harapkan pemikiran perempuan bisa berkembang” imbuhnya

Dalam pemaparannya juga “pengaplikasian 4 pilar di Indonesia tidak akan pernah lepas dengan nilai keislaman dengan tidak melepaskan nilai adat dan istiadat di dalamnya” pungkas tokoh perempuan itu 

Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat

Sedangkan pemateri dalam kegiatan tersebut yakni Ibu Dr. Hj. Nurul Yakin menyampaikan materi tentang "penerapan 4 pilar dalam perspektif pendidikan" Menegaskan kepada tokoh dan kader perempuan akan pentingnya  nilai- nilai pancasila, Bhineka tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI. 



"sebagai seorang perempuan pendidikan secara formal, informal dan non formal merupakan landasan utama sehingga dapat mengkokohkan pilar pilar negara tersebut " Jelasnya. 



Hadir dalam kegiatan itu Anggota MPR RI Hajjah Wartiah, Wakil Rektor III Uin Mataram Hajjah Nurul Yakin, Tokoh Perempuan Atun Wardatun, Tokoh Akademisi, dan tokoh perempuan Nahdlatul Ulama.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama