Baca Juga

 


Lombok Barat, Baleaspirasi.Net – Angota Komisi XI DPR RI FPPP Hajjah Wartiah bersama rombongan kunjungi korban banjir di Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar Lombok Barat turun langsung sekaligus  serahkan bantuan paket sembako.

Legislator dari Fraksi PPP DPR RI ini juga di temani Tim, Anggota DPRD Lombok Barat, ketua GPK Nusa Tenggara Barat, PC GPK Lombok Barat serta pengurus Harian Partai persatuan pembangunan tiba di Posko Banjir di Kecamatan Lembar, sekitar pukul 10.10 Wita.

Mereka langsung menemui para korban banjir di Dusun Songkang Desa Labuan Tereng , yang diketahui kini masih terendam luapan air sungai karena banjir.



Dalam kesempatan tersebut, tidak lupa untuk menyerahkan paket bantuan sembako, simbolis diterima perwakilan korban banjir di Desa Labuan Tereng sebagai bentuk perhatian sebagai wakil Rakyat.

Dikonfirmasi di sela-sela kegiatan kunjungan, Hajjah Wartiah mengatakan, bantuan yang diberikan pihaknya merupakan salah satu bentuk bagian kepedulian dirinya kepada konstituen karna telah dipilih sebagai wakil rakyat sebagai DPR RI.

Tidak hanya mendengar atau membaca lewat media sosial, tapi melihat langsung kondisi masyarakat setempat, yang terkena musibah bencana banjir.

“ini adalah bentuk ikhtiah kami sebagai wakil rakyat, untuk itu akan kami coba untuk berkomunikasi dengan institusi dan pihak terkait lainnya” jelas legislator perempuan itu.

“Diutarakan dia, bantuan sembako Bertujuan membantu meringankan beban masyarakat ditimpa musibah banjir ini” lanjutnya.

Tidak lupa Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Fraksi PPP Dapil Sekotong-Lembar Abdul Majid juga ikut menghimbau kepada masyarakat serta telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah guna memperbaiki tanggul kali yang rusak .

“kami juga telah berkordinasi dengan Bupati dan pejabat daerah lainnya pada rapat terbatas tentang upaya untuk menanggulangi banjir di kecamatan lembar ini” Tegasnya.



Pemerintah Desa Labuan Tereng berharap melalui Hajjah wartiah dan Abdul Majid yang menjadi legislator di partai persatuan pembangunan dapat memberikan bantuan kembali serta mengkomunikasikan secara bercontinue untuk masalah banjir tersebut.

“ini sudah tiga kali semenjak tahun 2017, semoga kedepan desa kami di perhatikan terutama perbaikan tanggul kali yang rusak serta tentunya menyebabkan banjir” ucapnya. (DB)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama